Apa tujuan orang hidup didunia ? sebagian menjawab untuk mempersiapkan kelak setelah meninggal, sebagian menjawab untuk bersenang-senang dan sebagian lagi menjawab untuk mencari uang.
Apa salahnya dengan uang, toh kita hidup didunia ini kan perlu uang ?
Memang benar namun jangan jadikan uang sebagai prioritas dalam hidup.
Mengapa ?
1.Uang akan membawa sifat pamer kepada seorang
Sekarang tanyakan pada diri anda, apa yang ingin anda lakukan saat memiliki banyak uang ?
Jawabanya pasti beragam namun pasti terbesit sebuah keinginan untuk membeli barang seperti Hp, motor atau bahkan mobil lalu anda membayangkan semua orang memuji anda atas pencapaian anda.
Tapi apakah benar yang akan terjadi seperti itu ?
Justru sifat pamer yang akan muncul saat anda memiliki banyak uang. Bisa dibilang pamer dan materi merupakan satu paket.
Pamer adalah sifat untuk memberitahukan ke banyak orang tentang apa yang kita miliki. Sifat pamer ini muncul karena kita ingin mendapatkan pengakuan, sehingga kita akan menunjukan ke semua orang bahwa ini yang sudah saya capai.
Hasilnya, anda justru akan dikucilkan dan dijauhi oleh banyak teman anda.
2. Uang itu tak terbatas, sehingga mereka yang mengejar uang pasti tidak akan sampai
Pernah kan anda mendengar berita korupsi ? yang melakukan kebanyakan orang-orang yang menempati jabatan penting dalam pemerintahan yang bisa dibilang memiliki gaji tinggi.
Tapi, mengapa seorang dengan gaji tinggi masih juga korupsi ? jawabannya karena mereka yang mengejar uang tidak pernah merasa puas.
Sejatinya uang tidak dapat dikejar karena berapapun manusia memiliki uang dia tetap akan mencarinya lagi, lagi dan lagi.
3. Kehidupan sosial hancur gara-gara terlalu fokus mengejar uang
Dalam menjalani kehidupan, kita perlu menjadwal waktu kita untuk beribadah, untuk bekerja, untuk bersosialisasi dan untuk istirahat baru hidup akan seimbang.
Namun kalau ada seorang yang memporsir waktu berlebih untuk bekerja (mengejar materi) maka akan terjadi ketimpangan dalam hidup. Ketimpangan ini pasti akan mempengaruhi stabilitas emosi orang tersebut.
Sehingga alih-alih ingin mendapatkan kehidupan yang bahagia justru sebaliknya, kehidupannya penuh tekanan.
Dari tiga hal diatas, bisa disimpulkan kalau kita memberi prioritas lebih dalam hal mencari materi maka ketimpangan hidup akan kita alami. Ini membenarkan sebuah statement “orang kaya belum tentu bahagia, orang miskin belum tentu sengsara”.
Bisa dikatakan statement itu benar karena kalau orang kaya raya masih memprioritaskan materi maka hidupnya akan banyak tekanan (proyek baru, tanggung jawab pekerjaan, target yang belum tercapai, dan tekanan lain) dan tidak sempat menikmati pencapaian yang telah ia dapat.
Kunci hidup bahagia sebenarnya simple, seimbangkan hidup anda. Bagi waktu anda secara seimbang antara mencari uang, beribadah, berteman, dan beristirahat. Dengan demikian, ketiga hal diatas bisa diantisipasi.